Perlu Investasi Jumbo Untuk Mengejar Ambisi Target Bahan Bakar Bersih 2030

Jakarta — Upaya global dan nasional untuk mencapai target penggunaan bahan bakar bersih pada tahun 2030 membutuhkan investasi yang sangat besar, jauh melebihi realisasi saat ini. Menurut laporan terbaru dari Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF), investasi dalam bahan bakar bersih — meliputi biofuel, hydrogen rendah karbon, dan bahan bakar sintetik — harus empat kali lipat dari nilai sekarang agar target-target transisi energi dapat terpenuhi menjelang 2030.

Kebutuhan dan Gap Investasi

Laporan WEF menyatakan investasi dunia dalam bahan bakar bersih saat ini hanya sekitar USD 25 miliar per tahun. Namun untuk mencapai target energi bersih global hingga tahun 2030, jumlah itu harus meningkat menjadi lebih dari USD 100 miliar per tahun. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa banyak proyek masih gagal maju karena biaya awal yang tinggi, ketidakpastian permintaan, dan nilai tambah finansial yang belum jelas bagi investor.

Peran Strategis Bahan Bakar Bersih

Bahan bakar bersih dianggap penting karena dapat mengurangi emisi gas rumah kaca terutama pada sektor-sektor yang sulit di-elektrifikasi seperti penerbangan, pelayaran, dan industri berat. Meski masih menyumbang kecil dari total investasi energi bersih, sektor ini memiliki potensi untuk memperkuat keamanan energi dan menciptakan lapangan kerja baru bila didukung oleh kebijakan yang tepat serta kolaborasi publik–swasta.

Tantangan Kebijakan dan Pembiayaan

Para pakar menilai bahwa agar investasi besar ini terwujud, dibutuhkan:

  • Kebijakan yang memberikan kepastian jangka panjang bagi investor.
  • Skema pembiayaan bersama (public–private partnerships) yang memitigasi risiko awal.
  • Insentif fiskal dan insentif untuk permintaan, agar produksi bahan bakar bersih menjadi lebih menarik secara komersial.

Selain itu, transformasi energi ini juga membutuhkan dukungan teknologi baru seperti hidrogen hijau dan penangkapan karbon, yang saat ini masih dalam tahap awal pengembangan dan mahal secara biaya.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Investasi dalam bahan bakar bersih tidak hanya membantu memenuhi target iklim seperti pengurangan emisi karbon global, tetapi juga bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Sektor ini diprediksi dapat menghasilkan nilai ekonomi tambah dan peluang pekerjaan yang lebih besar dibandingkan sektor energi fosil tradisional jika dijalankan secara terkoordinasi.

 

 

Penulis: Dewi Anggraini | Editor: Rizky Maulana

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top