75% Pemasar Anggap Sistem Pengukuran Marketing Saat Ini Tak Lagi Relevan

Jakarta, 10 Februari 2026 — Sebanyak 75% pemasar global kini menilai bahwa sistem pengukuran pemasaran tradisional tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan bisnis modern. Temuan ini berasal dari laporan “State of Data 2026” yang dirilis oleh Interactive Advertising Bureau (IAB) bersama BWG Global.

Menurut laporan tersebut, pendekatan lama seperti atribusi, pengukuran inkremental, dan media mix modeling (MMM) sering dianggap terlalu lambat, kurang akurat, dan tidak memberikan bukti kuat atas return on investment (ROI) pemasaran di tengah lanskap digital yang semakin kompleks.

Apa yang jadi masalah utama?

  • Banyak alat ukur lama tidak mencerminkan perilaku konsumen masa kini.
  • Saluran penting seperti gaming, media commerce, dan ekonomi kreator masih sering terabaikan dalam perhitungan, sehingga alokasi anggaran bisa kurang optimal.
  • Proses penggabungan data masih dilakukan secara manual dan memakan waktu, sehingga insight muncul terlambat dan peluang pemasaran terlewat.

Solusi Utama: AI dalam Pengukuran Marketing

Para pemasar kini melihat kecerdasan buatan (AI) sebagai kunci untuk memperbaiki sistem pengukuran:

  • Mempercepat evaluasi dari tahunan ke real‑time.
  • Mengurangi pekerjaan teknis seperti pembersihan data dan klasifikasi, sehingga tim dapat fokus pada analisis dan strategi.
  • Membuka akses ke teknik analitik canggih seperti multi‑touch attribution yang sebelumnya hanya tersedia bagi tim teknis elit.

Tingkat Adopsi & Tantangan

Saat ini, sekitar 50% tim pemasaran sudah mulai menggunakan AI dalam program pengukuran mereka, terutama di tim analitik. Namun, isu kepercayaan, seperti tantangan privasi, hukum, dan transparansi model AI, masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.

Untuk mengantisipasi risiko, sejumlah tim pemasaran telah menambahkan klausul terkait AI dalam kontrak kerja sama dengan mitra—termasuk ketentuan tentang keamanan data, transparansi, dan tata kelola.

Intinya: Pengukuran pemasaran tradisional tidak lagi cocok dengan realitas digital yang cepat berubah. Penerapan AI menjadi strategi penting untuk memperkuat ROI, mempercepat insight, dan membantu pemasar membuat keputusan yang lebih akurat di era data saat ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top