Pan Brothers Lirik Peluang Bisnis Limbah Tekstil di Tengah Tantangan Industri

Jakarta – PT Pan Brothers Tbk (PBRX), salah satu pemain besar di industri tekstil dan garmen Indonesia, semakin mempertimbangkan peran limbah tekstil sebagai peluang bisnis baru di tengah dinamika pasar domestik dan global. Strategi ini muncul di kala sektor tekstil nasional masih menghadapi tekanan dari tingginya impor produk jadi dan permintaan lokal yang belum sepenuhnya dipenuhi oleh produksi domestik. 

Langkah ini terlihat seiring kerja sama strategis antara Pan Brothers dengan mitra asing, termasuk perusahaan dari Amerika Serikat, dalam pemanfaatan limbah tekstil terolah. Perjanjian tersebut diharapkan dapat memperluas kemampuan pengolahan limbah kain menjadi bahan baku berguna, sekaligus menjadi bagian dari strategi ekonomi sirkular yang lebih luas.

Meski impor pakaian bekas atau limbah tekstil sering mendapat sorotan sebagai ancaman bagi produsen lokal, pemerintah menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar impor thrifting, melainkan pengolahan bahan yang sudah diolah untuk keperluan industri — seperti pembuatan serat ulang dan bahan baku daur ulang lain — sehingga nilai tambahnya tetap berada di dalam negeri.

Selain itu, upaya ini juga datang di tengah fakta bahwa industri tekstil Indonesia masih bergantung pada produk impor untuk memenuhi permintaan, terutama menjelang musim puncak seperti Lebaran, dimana sekitar 80 % permintaan dipenuhi barang impor.

Praktik pengelolaan limbah tekstil ini sejalan dengan upaya Pan Brothers dalam menerapkan prinsip produksi berkelanjutan dan ekonomi sirkular — yakni mengoptimalkan limbah menjadi bahan yang bisa digunakan kembali dalam rantai produksi. Jika berhasil, pendekatan ini dipandang dapat mengurangi tekanan pasar serta membuka ceruk usaha baru yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

 

Penulis: Dewi Anggraini | Editor: Rizky Maulana

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top